Sunday, February 07, 2010

Berpacaranlah Dengan Cewek Jepang, Tapi...

Yup, tentu semua akan ingin tahu, mengapa ane kasih judul thread ini seperti itu. Memang menurut pendapat ane, kalau ente ingin bersenang-senang dalam hal berpacaran, ente bolehlah pacaran sama cewek Jepang, apalagi kalau ceweknya itu yang ngebet bener sama ente. Kesenangan ente akan terjamin mulai dari sandang, papan, pangan sampai kebutuhan ranjang!

Cewek Jepang akan sangat memperhatikan ente sebagai pacar. Hadiah-hadiah akan mengalir dengan lancar selama ente bisa membuat mereka merasa nyaman menjadi pacar ente. Bahkan mereka tidak akan keberatan kalau ente ngajak mereka "serumah" untuk kumpul kebo. Hubungan sex bukan hal yang tabu dan mengusik mereka, selama ente nggak EDI TANSIL dan bisa disenangkan dan menyenangkan mereka.

Tapi....

Jangan pernah menikah sama mereka kalau ente nggak siap lahir batin. Sebab, begitu menikah, ente punya kewajiban dan tanggung jawab yang tidak sedikit. Bisa jadi bini ente akan berhenti kerja karena hamil. Apa artinya? Artinya ente-lah yang kudu tanggung jawab menghidupinya. kalau ente nggak sanggup, kuping bisa merah dan darah bisa mendidih tiap hari dengar omongannya, apalagi kalau bini termasuk punya jiwa preman dan pesolek.

Setelah menikah dan punya anak.... ente mesti bisa hidup mandiri lagi. Bini akan sibuk dengan anak dan pekerjaannya, baik sebagai ibu rumah tangga apalagi kalau bini juga kerja. Bagi cowok anak mami dan tidak sanggup kerja keras, silahkan lupakan mimpi untuk menikah dengan orang Jepang dan tinggal di Jepang. Pembantu rumah tangga adalah barang mewah untuk pekerja biasa maupun luar biasa kecuali ente menikah sama orang yang memungkinkan punya pembantu, tapi sayang itu sedikit sekali di Jepang ini. Jangan pernah ente bermimpi tiap sore dibikinin teh dan cemilan sama bini ente saat ente punya bayi. Jangan pikir bini ente akan dengan sabar menghadapi ente kalau ente selalu menolak membersihkan popok bayi atau bersih-bersih rumah.

Ane sering dengar ada orang yang cerita sudah menikah dengan cewek Jepang dan tinggal di Jepang. Tapi tidak pernah dengar cerita mereka bahwa mereka bisa ongkang-ongkang kaki setelah pulang kantor untuk lihat TV sambil minum kopi plus baca koran sore. Kalau ada yang cerita kalau setelah mereka menikah masih bisa "rabu-rabu"... he.. he.. he.. trust me, dia bohong atau masih menikmati "saat-saat bulan madu". Setelah masa itu lewat... wait and see! Begitu ente tidak lagi berguna dihadapan bini ente, siap-siap aja ditendang ke tong sampah dan jadilah ente gelandangan. Cewek Jepang tidak akan ragu untuk itu karena mereka yakin mereka bisa hidup lebih baik tanpa ente yang tak berguna!

Ane ada banyak cerita teman-teman yang tragis hidupnya di Jepang ini. Karena dirasa tidak bisa memberikan kehidupan yang layak oleh bininya, mereka didepak keluar dari rumah. Kalau sudah begitu, bisa apa coba? Mau ke polisi... uih, cengeng amat! Dan sudah pasti polisi dan UU Jepang ini akan lebih mengutamakan warga negaranya sendiri.

So, kalau belum benar-benar siap, jangan pernah bermimpi menikah dengan cewek Jepang, walaupun cuman mimpi di siang bolong... Kalau sekedar pacaran... he.. he.. he.. boleh lah dicoba dan rasakan sendiri enaknya...

Dari milis sebelah :-)

No comments: