Friday, October 07, 2011

Universal Studio Singapore

Baru 2 bulan sebelumnya ke Hongkong Disneyland, sekarang ke USS (Universal Studio Singapore )… Mau studi banding apa? Hehe…

Bukan karena kami the have ya.. tapi ya karena terjadi begitu saja. Awalnya sih gak direncanakan mau ke USS karena ya itu, kami kan belum lama baru dari Disneyland disamping juga tiketnya kan cukup mahal itu. Tapi temen-temen yang ikut, semua maunya pergi kesana. Ya sudahlah. Karena belum pernah juga dan budgetnya masih ada, so go on deh...

USS sekarang ini merupakan salah satu magnet yang sangat kuat untuk menarik para pelancong berkunjung ke Singapura. Terasa dari pengunjung yang datang kesitu yang rata-rata adalah para turis asing atau ekspatriat seperti kami ini, hehe...

Banyak orang Indonesia-nya lho.. juga Malaysia , India , Philipines, disamping western people tentunya. Begitulah, betapa dahsyatnya USS membetot orang-orang untuk datang kesana.

Tiket masuknya yang sebesar sgd 66 untuk orang dewasa (± Rp 450rb/orang) dan sgd 48 untuk anak-anak sepertinya bukan menjadi halangan. Pengunjungnya tetap ramai seperti pada hari kami datang kesitu, Jum’at, 19 Agustus 2011 yang lalu. USS memang relatif masih baru. Kira-kira masih sekitar 2 tahunan lah umurnya. Masih fresh ya…


Kalau Hongkong Disneyland menurut saya lebih comfortable buat anak-anak. Gak ada outdoor roller coasternya disana. Sedangkan di USS lebih mengakomodir orang dewasa, walaupun wahana anak-anaknya juga ada ya. Di USS ada “Battlestar Galactica”, 2 jenis roller coaster sekaligus ditempat yang sama. Maksudnya, ada 2 jenis roller coaster yang kalau kita naiki yang satunya, disebelahnya, jenis yang lain juga sama-sama diluncurkan jadi seakan-akan kita balapan satu sama yang lainnya. Yang warna biru namanya Cylon. Kalau kita naik itu, kaki kita akan menggantung bebas seakan-akan kita terbang karena tiangnya menopang dari atas. MamiLukas naik ini sekali dan gak mau naik-naik lagi, walaupun pindah ke tipe yang satunya lagi, warna merah, Human.

Yang merah, Human, hampir common dengan roller coaster pada umumnya. Kita duduk dikursi seperti didalam kendaraan. Meluncur deh…

Saya naik yang Cylon 3 kali, yang Human 1 kali. Sebetulnya sih masih kepengen naik beberapa kali lagi, tapi kasihan yang nungguin, hehe…

Satu kali saya naik yang Cylon, disebelah saya cuma ada bocah bule sekitar umur 9 atau 10 tahun. Setelah selesai, kami saling pandang. Saya bilang yeaah… eh dia nyahutin o… yeaaaaah…!!! Oya, batasan untuk dibolehkan naik atraksi ini adalah tinggi badan minimum harus 125 cm ya..

Selain Battlestar Galactica, di USS ada juga roller coaster lainnya yang lebih kecil. Tapi tetap juga bisa bikin jakun kita naik turun. Ada juga roller coaster yang berada didalam ruangan. Nuansanya di buat gelap, tidak ada lampu sedikitpun. Roller coaster berjalan dikegelapan dan tiba-tiba sosok mummy atau atribut-atribut seperti serangga, dsb seperti dalam film Revenge of the Mummy muncul didepan kita. Kemudian roller coaster naik dan meluncur dengan cepat juga berputar-putar secara spinning di dalam kegelapan. Totally dark ya. Waaah…

Ya, itu adalah wahana Revenge of the Mummy, sama seperti judul filmnya. Yang seperti ini sih hampir sama seperti yang kami naiki ber-empat di Disneyland Hongkong, “ Space Mountain ”.

Permainan ini benar-benar memompa adrenalin kita. Waktu di Disneyland itu, kami naik ber-4 karena gak tahu atraksi apa yang ada didalamnya, dan juga kami semua diperbolehkan masuk. Tapi yang di USS, cuma saya sama si Lukas aja yang naik karena ternyata si Timmy gak diperbolehkan masuk. Padahal permainan ini hampir sama saja dengan yang di Disneyland itu.

Si Timmy masih 5 tahun aja sudah lulus kok di-space mountain, jadi silahkan anda coba deh Revenge of the Mummy ini... :-)


Tontonan yang asyik lainnya adalah waterworld. Setting panggungnya dibuat seperti kondisi di film waterworld keluaran Universal Studio. Para pemain/artisnya juga hampir semuanya bule lho. Mereka, cowok juga ceweknya berakrobat ria di panggung yang lebih banyak area airnya itu. Pengunjung yang duduk didepan juga bisa jadi kena semprot air atau diciprati air dengan sengaja dari akrobat jetski yang mereka mainkan. Diakhir pertunjukkan, ada pesawat terbang mini yang seakan-akan terbang dan jatuh di air. Luar biasa, presisi sekali pengaturannya. Area pertunjukannya sebetulnya tidak terlalu besar untuk menghadirkan sebuah boat yang cukup besar putar-putar disitu. Juga beberapa akrobat jetski dan terakhir pesawat mini yang seperti diketapel itu… Kami 2 kali nonton pertunjukkan ini. Perhatikan saja schedulenya, kalau masih belum puas atau mau coba angle/posisi tempat duduk yang lain, ya silahkan saja masuk lagi dijam pertunjukkan berikutnya.

Di zona New York, ada Lights, Camera, Action yang dipandu oleh Steven Spielberg. Ini adalah studio mini bagaimana Steven Spielberg membuat cuplikan film mengenai topan yang melanda kota New York. Kita seakan-akan sedang berdiri di satu bangunan dipinggir laut/pelabuhan di New York. Mulai dari saat suasana tenang dan cuaca cerah, kemudian berubah tiba-tiba menjadi kacau karena angin topan dahsyat menyerang. Langit menjadi gelap, kaca-kaca berpecahan. Tiang-tiang berjatuhan. Kebakaran. Dan kapal besar tiba-tiba nyelonong tanpa terkendali bergerak menuju ke arah kita. Semuanya disimulasikan secara nyata. Semuanya adalah benda nyata kecuali latar belakang kota New York itu saja. Anginnya, hujannya, api dari semburan gas yang bocor, tiang yang berjatuhan, bahkan kapal besar yang nyelonong itu dibuat seperti bagian aslinya. Waah, luar biasa deh...

Di zona Far Far Away, ada Shrek 4-D Adventure. Kita akan "see, hear, n' feel" selama duduk menonton pertunjukkan yang seperti dalam bioskop itu. Kaca mata 3 dimensi akan dipinjamkan. Kursi kita akan bergetar, berguncang, dsb seperti seakan-akan kita sedang berada didalam film tersebut. Misalnya saat Shrek menunggangi kuda, ya seperti kita yang seakan-akan naik kuda itu. Kursinya berguncang-guncang. Saat si donkey mencipratkan air ke penonton, airnya benar-benar disemprotkan dari atas gedung, miring ke arah wajah kita. Juga saat Shrek dikejar-kejar serangga/laba-laba, kaki kita berasa seperti bersentuhan dengan serangga itu. Yah, cukup menghibur juga lah pertunjukkan yang hanya sekitar 30 menit itu. Shrek menyelamatkan princess Fiona.

Buat anak-anak, ada Madagascar, A Create Adventure. Kita naik semacam boat didalam ruangan. Kemudian bergerak berliku-liku dan profil boneka para tokoh dalam film Madagascar tampil silih berganti di hadapan kita.

Trus ada King Julien Beach Party-Go Round. Ini komedi puter ya, untuk anak-anak...

Sebetulnya ada satu lagi atraksi andalan USS, yaitu Jurassic Park Rapids Adventure. Sayang, saat kami kesana tempat itu dalam kondisi maintenance. Sepertinya satu saat harus kesana lagi nih, hehe...




Dekat gerbang masuk USS, ada candy store yang sangat lengkap koleksinya.


Timmy mejeng di bola dunia Universal Studio.



Ini kelompok Daddy O's di pertunjukkan Street Entertainment.
Singing lagu-lagu oldiest sambil menggoda cewek-cewek yang nonton, lumayan lah...

Ini grup ceweknya, Mel's Dinettes. Nyanyi lagu oldiest dan menari juga. Sexy boo...

Penonton di Hollywood Theater, sambil menunggu pertunjukkan dimulai ya bisa tidur dulu sejenak. Ini adalah pertunjukkan Broadway Musical yang keren banget.. "Monster Rock".
Semua pemainnya bule. Nyanyi dan nari live show. Sayang selama pertunjukkan tidak diperbolehkan untuk merekam atau ambil gambarnya.


Meet the Army of Anubis. Ngantri dulu kalau mau foto bareng prajurit Anubis ini ya..


Treasure Hunters. Antrinya panjang, eh gak tahunya kurang menarik! Menurut saya di skip aja yang satu ini lah...

Ini dia Battlestar Galactica. Muantaaaph...


Waterworld.


Cindera mata piala oscar berbagai ukuran. Mahal ah...





Restoran Mels Drive In. Classic 1950's drive in diner. Menunya burger.
Restoran-restoran di dalam USS ratenya mahal-mahal semua! Paling murah sgd 12 (Rp 80rb-an) seporsi dengan minumnya. Jadi kalau mau irit ya bawa aja makanan dari luar, tapi kalau bisa sudah rapih dimasukkan ke dalam semacam tupper ware. Sepertinya, pemeriksaan di gerbang masuknya gak terlalu ketat seperti di Hongkong Disneyland kok...


Menunggu saat firework...

Setiap hari jam 9 malam, USS ditutup dengan atraksi firework (kembang api). Tapi kualitasnya masih kalah jauh dibanding firework pada penutupan Hongkong Disneyland yang sangat luar biasa itu...


Overall menurut saya, Singapura terasa semakin mahal. Ratenya juga menguat significant dibanding rupiah. Saat kami kesana 2 tahun lalu, 1 sgd kira-kira Rp 6.700-an. Sekarang sudah Rp 7.000-an! Harga-harga dalam sgd (Singapore Dollar) disana juga naik. Dulu masih banyak makanan seporsi yang seharga sgd 2.5 di hawker-hawker, tapi sekarang paling murah sepertinya di level sgd 3. Tiket-tiket masuk berbagai wisata juga sudah naik. Jadi lumayan berasa. Hostel juga rata-rata sudah menaikkan rate mereka. Kompak semua kayaknya nih.. berabe deh! Kemarin itu kami bawa sgd 1000, sisanya sekitar sgd 150-an. Berarti habis sekitar sgd 850-an untuk 5 hari 4 malam kami ber-4 selama di Singapura untuk all in cost. Ini rekor paling boros kami lho...


***** E N D *****

No comments: