Monday, May 30, 2011

Ke Mekong Delta & War Museum

Kami beli tour 1 harian penuh ke Mekong Delta di TheSinhTourist; 246-248 De Tham Street, Distric 1 - HCMC. Harganya 250rb Dong sudah termasuk makan siang. Tour berangkat jam 9:15 pagi, pulang sekitar 16:30 sore. Menurut saya sih worth it lah harga segitu dibanding dengan pelayanannya. TheSinhTourist sendiri adalah salah satu penyelenggara tour yang cukup bonafide di HCMC.
Berangkat dari Distric 1, sekitar 2 jam perjalanan dengan bus, sampailah kami di base Mekong Delta. Setelah istirahat sejenak, tour dilanjutkan dengan menggunakan perahu berkapasitas sekitar 60-an orang menyusuri Mekong Delta. Pemandu tour sibuk menjelaskan mengenai aktifitas penduduk lokal disitu dengan bahasa Inggrisnya yang kira-kira tidak begitu jelas... :-)
Sekitar setengah jam menyusuri sungai, kami berlabuh disalah satu delta yang ada perkampungannya. Kami disuguhi aktifitas penduduk yang sedang membuat "rice paper", itu semacam kertas yang terbuat dari beras untuk membuat kue atau semacamnya. Kemudian sekitar pk. 12 makan siang dan beristirahat sambil melihat-lihat perkampungan disitu. Menu makan siang adalah ikan nila hasil budi daya di sungai Mekong, juga penganan seperti risol yang dibungkus rice paper tadi. Ada juga sayuran dan beberapa macam menu lainnya yang umumnya adalah ikan-ikan dari sungai Mekong.
Selepas makan siang, kami kembali naik perahu besar ke delta yang lainnya. Disini ada perkampungan yang beternak lebah madu. Kami mencicipi beberapa produk yang berkaitan dengan madu, sambil menikmati senandung lagu lokal yang dinyanyikan penduduk disitu lengkap dengan alat musik & pakaian tradisionalnya. Selepas dari sini, kami berjalan menyusuri perkampungan melewati para penjual souvenir. Ya, biasalah...perkampungan wisata. Selanjutnya naik gerobak sapi tanpa atap, kami dipinjami topi petani khas vietnam untuk menutupi teriknya matahari. Begitulah, suasananya gak jauh dari kampung-kampung kita juga...
Turun dari gerobak sapi, berjalan lagi di perkampungan yang lainnya. Nah, akhirnya menyusuri sungai Mekong menggunakan perahu kecil berisi 4~5 orang. Yang ini kira-kira kita bisa lebih menangkap sedikit nuance kehidupan sungai Mekong. Juru perahunya semua perempuan lho...
Memang perempuan-perempuan Vietnam terkenal sebagai pekerja keras! Laki-lakinya pergi berperang, wanitanya menggarap ladang & mengurus keluarga. Itu sudah menjadi kebiasaan sampai sekarang ini, makanya cewek-cewek Vietnam umumnya terlihat langsing, gak ada yang gembrot! hehe...
Selesai naik perahu kecil, kembali naik perahu besar menuju delta yang lain. Kali ini adalah perkampungan terakhir yang disinggahi, membuat produk permen dari kelapa. Juga ada arak kelapa yang nikmat bukan kepalang disini lho... Saya beli 1 botol 80rb Dong (sekitar Rp 40rb), tapi ternyata ada beberapa macam grade kadar alkoholnya. Yang saya coba disana tidak terlalu keras tapi nikmat, eh yang terbawa pulang yang berkadar lebih keras, jadi seperti minuman alkohol beneran...
Begitulah tour Mekong Delta. Selesai dari perkampungan terakhir itu, kami kembali naik perahu besar ke base tadi untuk kembali pulang ke HCMC dengan bus.


Penjual souvenir disalah satu perkampungan di Delta Mekong.



Nyanyian mendayu-dayu dari penduduk lokal. Bercerita saat kondisi perang, menunggu suami yang tak kunjung datang dari medan pertempuran...

Naik gerobak sapi, ya seperti ini...


Menyusuri sungai Mekong dengan perahu kecil.

Perkampungan pembuat coconut candy.

Jembatan sungai Mekong.

Pemandangan dari atas jembatan sungai Mekong.

Dihari terakhir sebelum pulang ke Jakarta, saya sempatkan juga untuk pergi ke War Museum dan Reunification Palace/Museum. Tiket masuknya sama, 15rb Dong.
War museum bercerita mengenai perang Vietnam yang terkenal itu. Banyak foto-foto yang menggambarkan kekejaman perang. Ada juga koleksi senjata-senjata eks perang. Di halaman museum juga dipamerkan pesawat & helicopter semasa perang. That's all. Semuanya mengenai perang!
Reunification Palace adalah tempat Vietnam memproklamirkan kemerdekaan dan bersatunya Vietnam Selatan & Vietnam Utara dalam satu negara komunis seperti sekarang ini. Didalamnya cuma ada koleksi ruangan-ruangan rapat dengan bermacam-macam desain kursinya. Tempat para penguasa Vietnam menerima tamu negara, melakukan rapat dsb. Sepertinya gak ada yang menarik disini... Masih lebih membawa kesan yang mendalam setelah kita pulang dari War Museum. Cuma ya itu, perang itu memang kejam...!


Nama-nama yang gugur dalam salah satu peristiwa perang.

Koleksi senjata-senjata semasa perang Vietnam.


Dalam peperangan, apapun digunakan termasuk bahan kimia (agent orange). Inilah akibatnya...








Reunification Palace.


Salah satu ruangan rapat di Reunification Palace.

Uncle Ho memimpin rapat.

Refleksi kaki pengunjung museum :-)

No comments: